97 Peserta Ikuti Audisi Seleksi Tilawatil Qur’an Tingkat Desa Pedekik

Pedekik – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Desa Pedekik mengadakan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Desa untuk tahun anggaran 2018 pada hari Minggu, 13 Januari 2019 di Halaman MTs Nurul Jadid.

Seleksi Tilawatil Qur’an ini merupakan acara perdana yang diadakan oleh LPTQ, dimana sebelumnya audisi Tilawah Al-Qur’an ini selalu dilaksanakan dengan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ.

Menurut Ketua LPTQ Desa Pedekik Bapak Ustadz Parhimpunan Rambe, untuk tahun ini LPTQ sengaja tidak mengadakan MTQ seperti tahun-tahun sebelumnya, karena dengan STQ maka akan membuka kesempatan lebih luas kepada masyarakat Desa Pedekik agar bisa ikut dalam ajang lomba tahunan ini, sekaligus mencari dan memunculkan bibit-bibit baru pada semua bidang yang selalu dilombakan dalam MTQ.

Hal ini terbukti dengan acara STQ yang dikemas cukup sederhana ini tercatat ada sekitar 97 peserta yang telah ikut meramaikan ajang audisi tersebut. Padahal biasanya pada lomba MTQ yang sudah-sudah pesertanya hanya diikuti lebih kurang 50-an orang saja.

Kegiatan yang didanai dari anggaran APBDes tahun 2018 ini diadakan selama satu hari penuh dari pagi hingga sore yang dibagi dalam 4 lokasi. Yakni di halaman MTs Nurul Jadid Pedekik, Mesjid Al Falah, Ruangan MDTA Ihsaniyah dan di Kantor Desa.

Kepala Desa Pedekik Drs. Jansuar Hamzah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan STQ ini bukanlah keputusan sepihak dari Pemerintahan Desa, tetapi merupakan hasil musyawarh dan kesepakatan yang diambil bersama Lembaga LPTQ dan masyarakat.

“Jadi bukan berarti dengan acara STQ ini kegiatan MTQ kita menurun, tetapi memang kita ingin membuka kesempatan lebih luas kepada anak-anak kita dan masyarakat agar bisa ikut berpartisipasi sekaligus mencari bakat-bakat yang selama ini mungkin belum muncul,” Terang Kades yang baru menjabat setahun lebih ini.

Kepala Desa juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat secara umum dan kepada LPTQ khususnya, karena acara ini bisa dibilang terlambat realisasinya. Hal ini terjadi karena ada keterlambatan proses pencairan dana APBDes dari pihak Pemda kepada Desa, khususnya pada pencairan tahap ke empat kemarin.

“Kami dari Pemerintahan Desa juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak LPTQ Desa yang telah menjalankan program ini, dan untuk anggaran tahun 2019 ini kita tetap akan mengadakan kegiatan seperti ini, baik itu nanti MTQ atau pun STQ tergantung kesepakatan kita,” lanjut Jansuar.

Terakhir dalam sambutannya Kepala Desa membuka secara resmi acara STQ tingkat Desa ini yang ditandai dengan ucapan Basmalah “Bismillahirrohmanirrohiem” dan diikuti tepuk tangan kegembiraan oleh seluruh lapisan masyarakat yang hadir.

Acara STQ yang cukup sederhana dan meriah ini berakhir sekitar pukul 17.00 Wib yang ditutup langsung oleh Ketua LPTQ Desa Pedekik Bapak Ustadz Parhimpunan Rambe setelah pembacaan pengumuman hasil audisi dari masing-masing cabang. (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar