Alat Pemantau Lahan Gambut Pedekik Selesai Dipasang Oleh BRG Nasional

Bengkalis – Badan Restorasi Gambut Nasional (BRG) baru saja memasang Alat Pemantau Ketinggian Air di wilayah lahan gambut Desa Pedekik. Pemasangan alat yang ditempatkan di lokasi lahan gambut Dusun III itu berfungsi untuk memantau ketinggian permukaan air dan mengukur kelembaban tanah sehingga bisa mendeteksi tingkat kerawanan lahan terhadap terjadinya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).

Sebelumnya Kepala Desa Pedekik Drs. Jansuar Hamzah telah mengikuti sosialiasi penanganan lahan gambut di Pekanbaru sekitar pertengahan Agustus lalu yang di adakan oleh BRG. Menurut informasi di Pulau Bengkalis hanya ada 3 buah Alat Pemantau yang dipasang oleh BRG. Yakni di Muntai, Penampi dan Desa Pedekik.

Tidak hanya memasang alat pemantau, BRG juga telah mensurvey penggunaan lahan gambut oleh masyarakat Desa Pedekik, yang selanjutnya dilakukan Rencana Tindakan Tahunan yang sosialiasinya juga diikuti oleh Kepala Desa di Hotel Royal Asnof Pekanbaru pada Senin 15 Oktober 2018.

Semetara itu Alat pemantau yang sudah terpasang di lahan masyarakat Dusun III itu dipercayakan kepada Lembaga Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Pedekik untuk mengawasinya. Menurut Ketua MPA Pedekik Ahmad Masnawi rencananya kedepan Badan Restorasi Gambut (BRG) juga akan memanggil beliau untuk mengikuti pelatihan di Propinsi.

“Kami mewakili masyarakat Pedekik berterima kasih kepada BRG Nasional yang telah meletakkan alat pemantau ini di wilayah desa kami. Mudah-mudahan alat ini akan berfungsi dengan baik. Sehingga gejala dini terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran di wilayah desa pedekik ini cepat terdeteksi,” harap Ketua MPA Pedekik Ahmad Masnawi.

Sementara itu Kepala Dusun III Pedekik Bapak Sodikin, A.Md berharap dengan adanya Alat Pemantau Ketinggian Permukaan Air dari BRG Nasional ini benar-benar bisa mencegah terjadinya kebakaran lahan di wilayah Dusun III yang memang selalu terjadi jika musim kemarau panjang datang. (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar