Artikel

Khaul Mesjid Al Falah Pedekik Dihadiri Sejumlah Pejabat Propinsi Riau

31 Desember 2017 00:00:00 Administrator Berita Desa

Pedekik – Gubernur Propinsi Riau menghadiri acara Khaul Syekh Abdul Qodir Jailani di Mesjid Al Falah Desa Pedekik pada Sabtu malam Ahad (30/12/2017). Beliau diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Kantor Gubernur Riau Bapak H. Masrul Kasmi, M.Si.

Selain Kabiro Kantor Gubernur juga hadir sejumlah pejabat Pemprov Riau, Kapolda Riau, Pejabat Bupati Bengkalis, Ketua NU Kabupaten Bengkalis dan Ketua MUI Bengkalis. Bahkan hadir juga Bupati Kabupaten Rohil bapak H. Suyatno.

Acara Khaul Syekh Abdul Qodir di Mesjid Al Falah Pedekik merupakan agenda tahunan bagi Jam’iyah Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsabandiyah yang berpusat di mesjid tersebut sejak bertahun-tahun yang lalu.

Kepala Desa Pedekik Drs. Jansuar Hamzah sangat bangga karena acara yang dilaksanakan di Desa Pedekik ini bisa di hadiri pejabat penting tingkat Propinsi.

Dalam sambutannya yang sekaligus mewakili Ketua panitia acara Khaul Mesjid Al Falah, beliau mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para panitia beserta seluruh masyarakat desa pedekik yang telah membantu berjalannya acara tersebut.

 Terima kasih yang tak terhingga kepada sejumlah jajaran pejabat pemprov Riau yang sudi datang ke desa kami ini. Mudah-mudahan Allah SWT membalas kebaikan kita semua dan acara ini benar-benar mendapat Rahmat dan Berkah dari Allah SWT. Kami berharap acara Khaul Syeikh Abdul Qodir ini di masa datang bisa lebih menggema lagi syi’arnya,” ujar pak Kades dalam sambutannya.

Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Plt. Sekda Bapak H. Ariyanto menyampaikan bahwa acara Khaul yang di adakan oleh Jamaah Toriqoh Qodiriyah ini bisa mejadi momentum untuk mempererat tali silaturrahmi bagi masyarakat di Riau umumnya dan di Bengkalis pada khususnya.

Di tengah-tengah arus modernisasi yang penuh dengan gelombang ini, mari kita bentengi diri dengan nilai-nilai islami. Dan acara ini akan membawa niali-nilai positif bagi diri kita, masyarakat dan bangsa,” sambut H. Ariyanto membacakan konsep Bupati Amril.

Sementara itu Bapak H. Masrul Kasmi mewakili Gubernur Riau Ir. H. Arsyad Juliandi Rahman sangat mengapresiasi kegiatan Khaul di Mesjid Al Falah Pedekik ini.

Kegiatan keagamaan seperti ini perlu kita lestarikan. Karena bagaimanapun para Ulama merupakan benteng bagi bangsa ini melalui do’a-doanya. Hari ini kita bangga pak, sebagai masyarakat Riau kita punya ulama yang saat ini cukup fenomenal. Bahkan di tingkat Asia serta dunia, yakni Ustadz Abdul Shomad, LC,” kata Kabiro Kantor Gubernur Riau tersebut.

Perlu di ketahui bahwa acara Khaul di  Mesjid Al Falah Desa Pedekik ini dihadiri oleh para undangan dari berbagai daerah. Khususnya para anggota Jam’iyah Toriqoh Qodiriyah Wan Naqsabandiyah. Ada yang dari pulau Rupat, Kecamatan Bantan dan juga dari Kabupaten Siak.

Selain itu sehari sebelum malam acara inti Khaul tersebut, panitia telah mengadakan acara sema’an Al Qur’an yang di bacakan oleh para Hafidz – Hafidzhoh yang ada di desa Pedekik.

Sebagaimana di ketahui kegiatan sema’an Al Qur’an di mesjid Al Falah telah beberapa kali di adakan oleh Majelis ‘SEMUT’ pimpinan Bapak Kiyai Hassan Ar Rofi’i beberapa waktu lalu. Dan rencananya mejelis ‘Semut’ sema’an Al quran akan terus di lestarikan di Desa Pedekik.

Adapun selaku penceramah inti di malam Khaul Syekh Abdul Qodir Desa Pedekik ini yaitu Al Mukarrom Bapak Ustadz H. Abdul Halim Mahally, LL.B dari Pekanbaru. Beliau merupakan alumni Pondok Pesantren Al Falah Pedekik pimpinan Kiyai Darwis yang dulu berada di Mesjid Al Falah Pedekik ini juga.

Selain membawakan tema tentang Thoriqoh Qodiriyah dan pencerahan keagamaan serta Kemuliaan Syekh Abdul Qodir dalam ceramahnya, Ustadz Halim Mahalliy juga flashback mengenang kisah ketika beliau menuntut ilmu di Pondok Mesjid Al Falah ini.

Bapak-bapak hadirin yang berbahagia, Bapak Bupati juga, ini mungkin perlu saya ceritakan kembali, bahwa salah satu keistimewaan Syaikhona kami bapak Kiyai Darwis yaitu orangnya istiqomah dan sangat sederhana,” jelas Ustadz Halim.

khaul-alfalah

Dan selama saya belajar menimba ilmu dari beliau, belum pernah saya perhatikan Al Mukarrom itu kalau berjalan memandang kelangit. Ini menandakan bahwa guru kami, Al Mukarrom Kiyai Darwis (Alm) itu, orangnya tawaddhu’ dan rendah hati,” lanjut Ustadz yang sarjana S1 nya di selesaikan di Pakistan ini.

Sebagai penutup acara Khaul Syekh Abdul Qodir di Mesjid Al Falah Desa Pedekik pada malam itu, yakni pembacaan do’a yang di pimpin Mursyid besar Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsabandiyah dari Kabupaten Siak Riau, yakni Al Mukarrom Kiyai Fuad Wibowo.

Dimana beliau adalah putra dari Kiyai H. Sahil (alm) Sungai Tengah Kabupatena Siak yang juga merupakan keponakan dari Al Mukarrom Kiyai Darwis (alm) yang juga sebagai Mursyid besar Thoriqoh Qodiriyah di Desa Pedekik semasa hidupnya. (pdk)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Agenda

Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.