Artikel

Kenduri Kenegaraan Desa Pedekik 2018 Dihadiri Gubernur Riau Terpilih

27 Agustus 2018 00:00:00 Administrator Berita Desa

Pedekik – Desa Pedekik kembali mengadakan helat akbar Kenduri Kenegaraan dalam rangka memperingati HUT RI ke 73 tahun 2018. Kenduri Kenegaraan yang ketiga kalinya diadakan di halaman MTs Nurul Jadid Pedekik ini terasa bertambah meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

Tidak hanya pejabat Pemda Bengkalis yang diundang, namun juga dihadiri oleh Gubernur Riau Terpilih Bapak Drs. Samsuar. Kahadiran beliau bersama isteri pada malam puncak Kenduri Kenegaraan tersebut juga tidak hanya sebatas memberikan sambutan, tetapi beliau menyempatkan membaca Puisi Sejarah Pedekik yang disumbangkan kepada masyarakat Pedekik umumnya.

“Saya berharap Pemerintah bisa melengkapi dokumentasi bukti-bukti sejarah para Pejuang asal Bengkalis. Mudah-mudahan nanti bisa diupayakan untuk diangkat secara nasional. Sehingga para Pejuang Bengkalis khususnya di Pedekik ini ada yang bisa kita usulkan menjadi Pahlawan Nasional. Sebagaimana dulu kami mengusahakan Siak ke kancah Nasional,” papar Samsuar dalam sambutannya.

Selain itu, salah seorang Tokoh sejarah Kabubaten Bengklis Bapak Reza Pahlevi dalam Orasi Kebangsaannya malam itu menyampaikan agar pemerintah memperhatikan situs-situs peninggalan sejarah yang di di Pulau Bengkalis khususnya dan di Kabupaten.

“Inilah yang perlu kita wariskan kepada anak-anak generasi kita kelak. Kita di Bengkalis adalah putra para pejuang. Jangan sampai anak-anak kita tidak tahu sejarah perjuangan kemerdekaan di Bumi tercinta ini.” Ucap Reza Pahlevi.

Reza menceritakan bahwa di pulau Bengkalis sudah lama terukir sejarah perjuangan para pahlawan yang hingga saat ini kita belum bisa menemukan secara lengkap siapa para tokoh pelakunya.

Bahkan tidak sedikit masyarakat Bengkalis yang tidak tahu siapa dan bagaimana kisah perjuangan yang telah dilakukan oleh para pejuang yang  namanya tertulis di makam pahlawan kabupaten itu.

“Untuk itu, apa salahnya kalau Pemerintah membangun tapak-tapak sejarah yang ada di Bengkalis dan khususnya di Pedekik ini. Walaupun mungkin hanya sebatas tulisan prasasti di tempat-tempat yang ada kaitannya dengan sejarah perjuangan.  Supaya masyarakat kita tahu dan tidak melupakan sejarah daerahnya sendiri,” lanjut mantan Wakil Bupati Bengkalis ini.

Disamping orasi kebangsaan, acara Kenduri kenegaraan yang dihadiri oleh masyarakat Bengkalis itu juga menyajikan Puisi perjuangan yang dibacakan oleh salah seorang sastrawan Bengkalis Bapak Saukani Alkarim.

Dan sebagai puncak acara yang digagas oleh para Pemuda Pedekik itu adalah pemutaran film pendek Perang Sosoh 1949 yang diproduksi dalam waktu sekitar setengah bulan saja.

Masyarakat sangat antusias ingin menyaksikan pemutaran perdana film sejarah Perjuangan di Pedekik yang berdurasi sektar 25 menit tersebut. Sehingga yang hadir pada Malam Kenduri Kenegaraan ke 3 Desa Pedekik tahun 2018 ini tidak hanya masyarakat Desa Pedekik, tetapi ramai juga dikunjungi oleh masyarakat dari sekitar kota Bengkalis. (pdk)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Agenda

Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.