Artikel

Menyambut Isra’ Mi’raj 1440 H, Masyarakat Kelapasari Gelar Berbagai Lomba

30 Maret 2019 08:53:36 Administrator Berita Desa

Pedekik – Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1440 H jatuh pada Hari Rabu tanggal 3 April mendatang. Masyarakat Dusun Kelapasari Pedekik menyambutnya dengan menggelar berbagai acara yang sudah dimulai seminggu sebelumnya.

Kegiatan yang dipusatkan di Mesjid An-Nur Kelapasari tersebut, melibatkan berbagai lapisan masyarakat dari anak-anak hingga orang tua. Terutama sekali para pemuda khususnya Remaja Mesjid An-Nur.

Ketua Pelaksana kegiatan, Najmul Kamal S.Sos.I mengatakan masyarakat cukup bersemangat mengikuti acara demi acara yang puncaknya nanti diakhiri dengan Peringatan Isra’ Mi’raj pada hari Minggu (31/3/2019).

“Kita berusaha menghidupkan syi’ar agama Islam di Dusun Kelapasari ini melalui peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Alahmdulillah masyarakat cukup antusias dan responnya sangat positif,” ujar Najmul.

Para pemuda dan Remaja Mesjid An Nur mengadakan bermacam lomba yang diikuti oleh anak-anak dan para pelajar tingkat SLTP.

Mulai lomba menyusun huruf Hija’iyyah, lomba azan, Sholat Subuh berjamaah, Murottal Al Qur’an hingga Fashion Show Islami. Bahkan ada juga lomba Baca Do’a yang diikuti oleh Ibu-ibu se Dusun Kelapasari.

Kegiatan yang diadakan setiap malam itu, di diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar 7 juta rupiah. Yang bikin salut, dana itu mereka dapatkan dari masyarakat secara sukarela dan dari Kas Remaja Mesjid An-Nur.

“Untuk konsumsi setiap malamnya, Alhamdulillah di bantu ibu-ibu. Jadi tiap malam digilir per RT. Gak ada paksaan, Ibu-ibu Dusun Kelapasari sangat mendukung kegiatan ini,” lanjut Najmul.

Yang unik dari rangkaian penyambutan Isra’ Mi’raj di Dusun Kelapasari Desa Pedekik tahun ini, adalah acara puncak peringatan Isra’ Mir’raj 1440 H yang akan diadakan pada Hari ahad pagi di Mesjid An-Nur.

“Kalo biasanya peringatan Isra’ Mi’raj itu acara intinya di isi dengan ceramah monolog, kali ini kita bikin dengan nuansa yang berbeda. Insya Allah kami akan undang 3 orang Ustadz sekaligus. Jadi kita buat lebih komunikatif dan rileks,” terang Najmul Kamal yang juga Kepala MDTA ini.

Menurutnya dengan ulasan Isra’ Mi’raj model bincang-bincang bersama 3 Ustadz sekaligus ini, Insya Allah para jamaah dan hadirin tidak monoton. Sudut pandang pembahasannya pun menjadi banyak aspek. Sehingga lebih luas ilmu yang bisa di dapatkan para jamaah dan masyarakat. Dan ngantuk pun jadi hilang. (pdk)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Agenda

Layanan E - LAPOR

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.