Ini Hasil Inventarisasi Aset UED-SP Pedekik Yang Akan Diserahkan Ke Bumdes

Pedekik – Hasil pendataan aset-aset UED SP Sinar Harapan Desa Pedekik telah selesai dilaksanakan oleh Tim Inventarisir Desa. Sebagaimana diketahui dengan adanya aturan baru Pemkab Bengkalis tentang Bumdes, aset milik UED-SP nantinya akan menjadi aset Bumdes. Dan UED-SP sendiri menjadi unit usaha Bumdes.

Oleh karena itu beberapa waktu lalu Pemdes Pedekik sudah membentuk Tim Inventarisir aset melalui Musdes yang terdiri dari 6 orang. Dan hari ini (Rabu, 19/09/2018) Tim inventaris menyampaikan hasil kerjanya dihadapan masyarakat dalam Musdes II pendataan aset yang dilaksanakan di Aula Gedung serbaguna belakang kantor desa.

Hadir dalam Musdes II tersebut beberapa perwakilan masyarakat, kelembagaan desa, para pendamping desa, perwakilan perempuan dan elemen masyarakat lainnya.

Pemerintahan Desa melalui BPD menyampaikan terima kasih kepada Tim Inventarisir yang sudah bekerja dengan baik, dan bisa melaporkan hasilnya dengan cepat.

“Alhamdulillah, sepanjang yang saya lihat dari hasil laporan Tim Inventarisir aset ini, sepertinya tidak ada masalah. Bahkan kami juga mendengar bahwa pemanfaat UED-SP kita cukup baik. Jadi kita jaga hal ini supaya menjadi lebih baik lagi,” sambut Bapak Zainal Bahri selaku Ketua BPD.

Sementara itu Kepala Desa Pedekik dalam sambutannya menyampaikan hal-hal terkait dengan program Pemerintahan Desa. Baik terkait dengan Bumdes maupun bidang lainnya.

“Perlu kami sampaikan kepada masyarakat, bahwa tahun depan kemungkinan besar dana ADD kita dari Kabupaten akan mengalami penurunan. Kabarnya pengurangan itu mencapai 30 persen. Jadi apabila tahun depan ada beberapa kegiatan yang kena efeknya, mohon masyarakat bisa memaklumi,” ujar Kades Drs. Jansuar Hamzah.

Pengurangan dana ADD itu menurutnya juga dikarenakan dana bagi hasil Kabupaten dari pusat tahun depan juga mengalami penurunan.

Sementara itu laporan hasil pendataan aset UED-SP disampaikan langsung oleh Ketua UED-SP Agus Supeno, A.Md. Dimana laporannya sebagai berikut :

A. Kondisi Keuangan Kabupaten

1

Alokasi yang disalurkan

Rp.   8.951.000.000

2

Dana Rekening DUD

Rp.   2.777.925.677

3

Dana Rekening UED

Rp.                76.500

4

Pinjaman yang ada di Pemanfaat

Rp.   2.583.242.000

5

Penahanan Jaminan

Rp.        54.308.000

6

Saldo Kas Harian

Rp.               12.000

7

Tunggakan Kabupaten 13%

Rp.     932.406.556

8

Total Aset

Rp.   5.361.216.177

9

Saldo Komulatif Bulan Mei 2018

Rp.       32.629.000

10

Dana Simpan pinjam

Rp.       38.176.594

B. Kondisi Keuangan Provinsi

1

Alokasi yang disalurkan

Rp.  2.811.975.000

2

Dana Rekening DUD

Rp.     148.818.646

3

Rekening UED

Rp.               26.500

4

Dana Pinjaman di Masyarakat

Rp.     500.759.000

5

Penahanan Jaminan

Rp.         7.210.000

6

Saldo Kas Harian

Rp.              93.000

7

Tunggakan Provinsi 10%

Rp.    375.842.444

8

Total aset

Rp.    649.733.140

9

SHU Komulatif Bulan Mei 2018

Rp.        4.363.000

Dari hasil laporan yang disampaikan Tim Inventarisir kepada masyarakat dinyatakan sepakat disetujui melalui Musdes II ini. Dan proses selanjutnya adalah penyerahan aset kepada Bumdes secara resmi.

Masyarakat berharap dengan adanya peleburan aset UED-SP ke Bumdes ini, Badan Usaha Milik desa akan benar-benar mendatangkan hasil sesuai harapan masyarakat. (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar