Malam Kenduri Kenegaraan Dusun II Pedekik Layaknya Acara Level Kabupaten

Pedekik – Ikatan Pemuda Dusun Dua Desa Pedekik yang tergabung dalam organisasi IPDA telah sukses mengadakan acara Malam Kenduri Kenegaraan dalam rangka menyambut Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 72.

Malam Kenduri Kenegaraan ini merupakan tahun kedua diadakan sejak tahun 2016 kemarin. Dan rencananya kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan yang sekaligus menjadi icon tersendiri bagi Ikatan Pemuda Dusun II Desa Pedekik.

Karena konsep acara ini sangat identik dengan latar belakang sejarah perjuangan di Desa Pedekik sehingga banyak mendapat tempat di hati masyarakat serta sambutan positif dari berbagai kalangan.

Bukan hanya support dari interen masyarakat Pedekik dan pemerintahan desa, tetapi juga dari berbagai elemen pemerintahan dan kelembagaan di luar desa pedekik. Bahkan juga mendapat sambutan positif dari kelembagaan DPRD Tingkat II Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Hal ini terbukti dari banyak nya masyarakat yang hadir saat kegiatan malam kenduri kenegaraan yang mengambil lokasi di halaman Mts Nurul Jadid Pedekik pada Sabtu malam Minggu (19/08/2017) kemarin serta turut hadirnya berbagai pejabat daerah tingkat Kabupaten Bengkalis.

Sehingga acara yang dirilis pemuda dusun II desa pedekik ini layak di sejajarkan dengan  kegiatan di level Pemerintahan Kabupaten Bengkalis.

Beberapa pejabat yang hadir  pada kenduri kenegaraan IPDA yang di awali dengan pembacaan tahlil dan do’a oleh Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Amrizal, M.Ag  tersebut antara lain Bupati Bengkalis yang di wakili Asisten Administrasi Pembangunan H. TS Ilyas, Kapolres Bengkalis yang di wakili Kasat Binmas Polres AKP Selamet Suryadi, Danramil 01/Bengkalis Mayor Inf Irwan, Kapolsek Bengkalis AKP Syafril Thalib, Camat Bengkalis yang diwakili Sekcam, beberapa anggota DPRD Bengkalis, Ketua Paguyuban Masyarakat Jawa (PKMJ) Kabupaten Bengkalis Masuri, SH serta para undangan dari beberapa desa tetangga yang ada di wilayah Kecamatan Bengkalis.

Ketua Ikatan Pemuda Dusun Dua (IPDA) Desa Pedekik, saudara Rahmad Dasuki dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mengenang kembali sejarah perjuangan yang terjadi di desa Pedekik.

“Sempena hari Kemerdekaan Indonesia ini kita berusaha menggali kembali bagaimana sejarah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah yang terjadi di desa Pedekik. Sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat Bengkalis umumnya, bahwa Pedekik ini salah satu Desa perjuangan di wilayah Kabupaten Bengkalis.” Jelas Ketua IPDA.

Selain itu pada acara yang disuguhi dengan makanan tradisional ‘Sawut’ ini, diharapkan akan mengangkat kembali imej Desa Pedekik sebagai Desa Perjuangan. Karena sebagaimana di ketahui bahwa di Pedekik telah berdiri sebuah monumen Tugu Perjuangan yang dibangun oleh pemerintah sekitar tahun 1987 dan diesmikan langsung oleh Gubernur Riau waktu itu yakni Bapak Baharuddin Yusuf.

Oleh karena itu sudah sewajarnya jika Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan perhatian khusus terhadap situs-situs bersejarah yang ada di desa Pedekik ini. Karena bagaimanapun juga desa Pedekik memiliki sejarah tersendiri dalam rangkaian sejarah perjuangan Kemerdekaan Indonesia.

Bahkan pada kegiatan Malam Kenduri Kenegaraan tersebut pihak panitia menghadirkan seorang tokoh saksi hidup perjuangan di desa Pedekik yakni Mbah Buang yang tinggal di Desa Pasiran. Beliau diberi kesempatan untuk menceritakan sekilas pertempuran di Desa pedekik yang didampingi oleh sesepuh desa H. Anwar.

Dan sebelum acara berakhir sekitar pukul 22.00 Wib Pemuda Dusun II Pedekik selaku panitia memberikan penghargaan dan cendera mata kepada beberapa orang Pahlawan yang pernah ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan di wilayah Desa Pedekik. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten Bupati Bengkalis dan diterima langsung oleh para ahli warisnya. MERDEKA…!!! (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar