Peduli Gempa, Karang Taruna Pedekik Buat Aksi Bantuan Korban Tsunami Palu

Pedekik – Sehubungan dengan terjadinya bencana gempa dan tsunami yang dialami oleh saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, para Pemuda Desa Pedekik yang tergabung dalam Karang Taruna Muda Karya ikut prihatin dan turut berduka.

Jiwa peduli sosial mereka merasa terpanggil untuk ikut memberikan uluran tangan kepada para korban bencana alam yang telah menelan ribuan jiwa masyarakat Palu, Sigi dan Donggala tersebut.

Atas dasar itulah akhirnya para Pemuda Karang Taruna MudaKarya Desa Pedekik membuka Posko Bantuan Bencana Palu yang diberi nama dengan Kegiatan Aksi Karang Taruna Peduli . Kegiatan ini dikordinir oleh Saudara Mohammad Syapawi selaku Tokoh Pemuda dibantu dengan para pemuda Karang Taruna se Desa Pedekik.

Para pemuda berusaha mengumpulkan berbagai macam bantuan dari masyarakat, baik berupa pakaian layak pakai, sembako dan ada juga yang menyumbang sejumlah uang. Mereka mulai bergerak sejak hari Jum’at 12 Oktober hingga Minggu 15 Oktober 2018.

Dari hasil sumbangan yang diberikan oleh warga Desa Pedekik tersebut dikumpulkan di Posko Aksi Peduli yang mengambil tempat di Gedung Serba Guna belakang Kantor Desa. Disana bantuan berupa pakaian bekas sumbangan warga disortir dan dipilih kembali yang benar-benar layak pakai dan bisa dimanfaatkan oleh para korban bencana.

Dari hasil itu, pada Minggu Sore terkumpullah sekitar 2 Ton Pakaian layak pakai yang dikemas kedalam karung. Sementara sumbangan berupa uang mereka belikan sembako. Dari dana sejumlah Rp. 1.523.000 sumbangan warga Pedekik itu, mereka belikan sembako yang hasilnya berupa 20 Kg Beras, 11 Kotak Mie Instan, 4 kotak Susu Bayi, 11 kotak Bubur bayi dan 2 kotak Sikat Gigi.

“Kami atas nama kawan-kawan Pemuda Karang Taruna mengucapkan terima Kasih yang tidak terhingga kepada seluruh masyarakat Desa Pedekik yang telah sudi memberikan bantuannya terhadap Aksi Peduli ini. Juga kepada teman-teman pemuda yang sudah ikut membantu mensukseskan kegiatan ini,” terang Syafawi.

Selanjutnya sumbangan warga yang sudah mereka kemas akan disalurkan melalui Lembaga Gerakan Aksi Muda 1000 Bantuan (Geram) Kabupaten Bengkalis yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani. Dari sana Geram akan berkordinasi dengan Dinas Sosial Bengkalis untuk mengirimkan bantuan tersebut hingga sampai ke korban gempa di Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya.

Menurut informasi dari Bapak Ari selaku Kordinator Geram, kemungkinan besar mereka nanti juga akan berkordinasi dengan Dinas sosial Propinsi Riau. Karena mungkin ada juga aksi serupa yang dilakukan di daerah selain Bengkalis.

“Mungkin nanti barang-barang ini akan dikirim menggunakan pesawat kargo. Kita dari Geram hanya memberikan motivasi kepada pihak Pemda, sekaligus mengkordinir kegiatan Aksi Peduli Bencana dengan mengumpulkan bantuan yang sudah disumbangkan,” jelas Bapak Ari yang juga sebagai Kontraktor ini.

Menurutnya ada beberapa desa yang melakukan aksi serupa seperti yang dilakukan oleh Karang Taruna Pedekik ini. Antara lain di Bantan, Sebauk dan ada juga yang dari Bukit Batu. Bantuan yang akan dikirimkan ke Sulawesi, semuanya berupa barang.

“Jadi kalau ada masyarakat yang menyumbang uang atau dana, maka akan kami konversikan ke sembako atau kebutuhan pokok. Karena kalau uang, mungkin akan muncul isu-isu dan dugaan negative di masyarakat. Selain itu juga mungkin lebih beresiko bagi kami,” lanjut Kordinator Geram tersebut.

Saat ini hasil sumbangan masyarakat Desa pedekik itu sudah disalurkan ke Kabupaten melalui Geram yang dijemput dengan menggunakan pick up pada sore Senin 16 Oktober kemarin di Posko Gedung Serba Guna Desa Pedekik.

“Sekali lagi, saya sangat berterima kasih kepada seluruh warga yang telah memberikan bantuan, mudah-mudahan ini bisa menjadi amal baik mereka dan kami juga hanya bisa mendoakan semoga mereka yang sudah menyumbang mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT,” tutup Moh. Syafawi sebagai Kordinator Aksi Karang Taruna Peduli Desa Pedekik. (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar