Sosialisasikan Pondok Pesantren Tahfiz Qu’an Al Fatah Pedekik, Masyarakat Bikin Kenduri

Bengkalis – Dalam rangka menghidupkan syi’ar agama Islam dan mengembangkan Pendidikan Ilmu Agama, masyarakat Desa Pedekik telah mendirikan Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Tahfiz Al Qur’an AL FATAH Cabang dari Magetan Jawa Timur.

Pembukaan Ponpes yang berlokasi di Belakang Musholla Ihsaniyah Dusun II itu disosialisasikan kepada masyarakat Desa Pedekik dan sekitarnya dengan mengadakan kenduri dan syukuran yag diadakan pada Jum’at malam Sabtu (21/09/2018).

Tampak hadir pada malam kenduri tersebut Kepala Desa Pedekik Drs. Jansuar, Sekdes dan tokoh-tokoh masyarakat serta sesepuh Desa. Tidak lupa juga tentunya lapisan masyarakat dari Dusun I, II dan Dusun III Pedekik.

Ustazd Makhrus selaku penggagas sosialisasi Ponpes Al Fatah ini menyampaikan banyak terima kasih kepada semua lapisan masyarakat karena sudi hadir memenuhi undangan tersebut.

“Acara kita malam hari ini merupakan silaturrahiem sesama masyarakat. Sekaligus kami ingin menyampaikan bahwa di desa kita sekarang sudah ada Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an yang merupakan cabang dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Magetan Jawa Timur,” terang nya.

Ustadz yang pernah mengadakan perjalanan dakwah hingga ke Korea dan Turki ini juga memberitahukan bahwa cabang-cabang Ponpes Al Fatah Temboro ini sudah banyak tersebar di seluruh Indonesia.

“Ada sekitar 120-an lebih cabang Pondok Temboro ini diseluruh Indonesia. Dan salah satunya adalah di desa kita ini. Jadi sebagai masyarakat yang peduli tehadap pendidikan agama anak-anak kita kelak, mari kita sama-sama majukan pondok kita ini. Paling tidak kita memberikan dukungan secara moril,” lanjut ustadz lulusan S1 ini.

Dalam kesempatan kenduri itu juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ghufronuddin alias ustadz Salamun. Dimana beliau baru saja kembali ke kampung halaman setelah melakukan perjalanan safari dakwah selama lebih kurang 9 bulan. Baik ke luar negeri maupun di dalam negeri.

Setelah acara pembacaan tahlil dan do’a usai, acara kenduri di akhiri dengan makan jamuan bersama hidangan roti canai dan gulai kambing yang dimasak oleh pemuda-pemuda Musholla Ihsaniyyah Dusun II Pedekik. (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar