Tahapan Pilkades Kabupaten Bengkalis 2017 Telah Di Mulai

Bengkalis – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahun 2017 sudah di depan mata. Untuk kesiapan Pemkab Bengkalis terus berupaya bagaiaman pelaksanaan Pilkades berjalan sebagaimana mestinya. Termasuk membahas besaran anggaran kegiatan pesta demokrasi di lingkungan desa tersebut.

Ada sebanyak kurang lebih 96 desa yang bakal melangsungkan Pilkades serentak, diantaranya 21 desa di Kecamatan Bengkalis, 19 desa di Kecamatan Bantan 19 desa, 9 Desa di Kecamatan Bukit Batu. Kemudian 11 desa di Kecamatan Mandau, Kecamatan Rupat 8 desa, Rupat Utara sebanyak 4 desa, Siak Kecil 13 desa dan Pinggir sebanyak 9 desa.

Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMPD) Kabupaten Bengkalis H Ismil, Senin (16/1) kemarin. Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengalokasikan anggaran pada APBD tahun 2017 sebesar Rp 10 miliar. Anggaran Rp 10 miliar itu nantinya diterima setiap desa yang melaksanakan Pilkades, disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah pemilih.

“Pilkades serentak ini kita himbau nantinya panitia Pilkades serentak melaksanakan tugasnya secara professional,”katanya.

Senada diutarakan Plt. Sekdakab Bengkalis H Arianto kemarin, mantan Kadisos ini mengingatkan kepada panitia pelaksana agar dalam penetapan calon kepala desa (kades) jangan didasari like and dislike, tapi benar-benar profesional. Langkah ini penting agar tidak menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan dikemudian hari.

“Kita menginginkan pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Bengkalis berjalan lancar, sehingga menjadi percontohan di Provinsi Riau dan tingkat nasional. Untuk itu, lakukan persiapan secara matang,” tandas.

Menurutnya lagi, sesuai dengan saran dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bengkalis untuk mengindari duplikasi data daftar pemilih, maka pemilih yang mempunyai hak suara harus sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Panitia diingatkan agar memperhatikan bagi penduduk yang belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP), jangan sampai surat keterangan yang dikeluarkan RT/RW, tapi harus berasal dari Dinas Kependudukan. Hal ini penting, untuk menghindari duplikasi data penduduk, terutama di daerah padat.

_________________________________________________

Mulai 16 Januari 2017, tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) dimulai. Ada sebanyak 96 desa di Kabupaten Bengkalis yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak.

Untuk kelancaran pelaksanaan pilkades serentak ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menganggarkan Rp10 miliar dari APBD Bengkalis 2017. Belum dapat dipastikan berapa setiap desa akan mendapat kucuran dana untuk pelaksanaan pilkades ini. Namun yang pasti, dana pilkades setiap desa disesuaikan dengan jumlah penduduknya.

Sementara untuk penyaluran anggaran pilkades seperti dikatakan pelaksana tugas Sekda Bengkalis H Arianto belum lama ini, melalui pengajuan proposal oleh panitia pilkades setiap desa.

‘’Sebagaimana juga standar pencairan anggaran lainnya, nantinya panitia pilkades akan membuat  proposal terkait keperluan dana untuk pilkades,”ujarnya.

Bagi desa yang memiliki penduduk sedikit, tentunya dana yang diperlukan juga tidak banyak. Sebaliknya, kalau penduduknya banyak, tentunya anggarannya juga disesuaikan dengan jumlah penduduknya. Jadi itu sudah standar, panitia tidak bisa mengajukan anggaran seenaknya.

’’Jelas Arianto sembari mengatakan jika informasinya didapatnya, anggaran untuk pilkades serentak se Kabupaten Bengkalis sebesar Rp10 miliar,”tukasnya.

 

Sumber : riaupotenza.com, wahanariau.com

Berita Lainnya

Beri Komentar