Tingkatkan Kualitas, Pemerintah Desa Pedekik Latih Kader Posyandu

Pedekik – Pemerintah Desa Pedekik berusaha meningkatkan kualitas SDM Kader Posyandu Desa guna menunjang pembangunan bidang perempuan dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Pengisian KMS yang diselenggarakan pada Rabu (18/07/2018) di Gedung Pertemuan belakang kantor desa.

Kegiatan desa bidang pemberdayaan ini terlaksana sesuai dengan rencana desa yang tertuang dalam RKPDes serta dianggarkan melalui APBDes tahun 2018.

Dengan dipandu saudara Apriyani selaku MC, acara pelatihan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wib itu dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Pedekik Maskur, SH.

“Disini saya mewakili Bapak Kepala Desa Drs. Jansuar karena beliau tidak bisa mengikuti acara ini. Kebetulan ada kegiatan di Kantor Camat. Beliau titip salam kepada ibu-ibu kader Posyandu dan mendoakan mudah-mudahan acara kita hari ini berjalan sukses,” ujar Sekdes.

Dalam sambutan singkat itu Bapak Maskur juga mengharapkan kepada peserta pelatihan agar benar-benar memahami apa yang oleh narasumber nantinya.

“Jangan dianggap sepele mengenai kegiatan Posyandu ini. Kita selaku kader harus menguasai apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab kita. Sedikit banyak masalah kesehatan balita di desa, ibu-ibu kader harus tahu perkembangannya. Sehingga kalau menemukan masalah atau kasus tertentu bisa dilaporkan ke pihak desa,” jelas Maskur, SH.

Usai sambutan Kepala Desa, kegiatan langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi pelatihan yang disampaikan oleh Ibu T. Desy Shanty A.Mg sebagai narasumber dari Puskesmas Bengkalis.

Selaku praktisi kesehatan Ibu Desy sangat mengharapkan agar para kader posyandu desa benar-benar memperhatikan tugas dan tanggungjawabnya.

Diawal materi beliau menyampaikan bahwa syarat menjadi kader posyandu itu sebenarnya cukup simpel. Antara lain harus bisa membaca dan menulis, berjiwa sosial, ramah dan simpatik, serta punya waktu untuk mengabdi buat masyarakat.

“Ada beberapa tugas Kader yang Ibu-ibu harus kuasai. Seperti mengetahui keberadaan ibu hamil, memahami kondisi kelahiran dan kematian balita di desa, menyiapkan sarana posyandu, mengundang orang tua agar mau hadir ke posyandu dan lain sebagainya,” papar Ibu dengan nama lengkap Tengku Desy Shanty, A.Mg tersebut.

Acara pelatihan berakhir sekitar pukul 11.30 Wib. Dengan kegiatan bidang pemberdayaan di desa ini, diharapkan para kader posyandu desa semakin berkualitas SDM nya dalam mengemban tugas. (pdk)

Berita Lainnya

Beri Komentar